Kuliah di luar negeri

Bahasa Inggris Penting Untuk Kuliah Di Luar Negeri

Mugkin sebagian dari kalian memiliki pertanyaan, kenapa kita harus belajar Bahasa Inggris, padahal kita ingin menempuh pendidikan di luar negeri? Kenapa juga kita harus mendapatkan nilai terbaik di IELTS dan TOEFL agar diterima di kampus luar negeri?

Kuliah di luar negeri
Menempuh pendidikan di luar negeri

Pada umumnya, standar persyaratan masuk untuk dapat kuliah di Universitas luar negeri adalah IELTS dengan nilai minimal sebesar 6.0. Atau untuk TOEFL harus meraih skor minimal 550 paper based.

Nilai minimal yang diwajibkan tentu akan lebih tinggi, tergantung pada jurusan apa kalian memilih. Biasanya, jurusan sastra, hukum dan kedokteran memiliki nilai minimal yang lebih tinggi dibandingkan jurusan lainnya.

Tidak hanya mengenai total nilai yang kalian peroleh. Tetapi komponen di setiap tes, seperti diantaranya speaking, reading, writing, dan listening juga akan menjadi bahan pertimbangan.

Untuk menjawab pertanyaan kalian mengenai pentingnya bahasa Inggris dalam menempuh pendidikan di luar negeri. Berikut penjelasannya!

Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Pengantar Utama

Apabila kalian belajar di Universitas luar negeri, tentu bahas pengantar yang akan dipergunakan adalah bahasa Inggris. Termasuk dalam mengerjakan tugas, buku-buku mata pelajaran dan lain sebagainya.

Bahasa Inggris
Pentingnya bahasa Inggris dalam menempuh pendidikan di luar negeri

Mengingat, bahasa Inggris adalah bahasa paling umum yang digunakan oleh masyarakat secara luas dari seluruh penjuru dunia. Lebih dari 400 juta penduduk yang tersebar di seluruh dunia setiap harinya menggunakan bahasa Inggris.

Oleh sebab itu, apabila kemampuan bahasa Inggris kalian tidak cukup fasih, baik di komponen memahami sebuah bacaan, mendengarkan, menulis dan berbicara. Bagaimana kalian akan mengikuti setiap mata kuliah yang akan diajarkan?

Selama kalian mengikuti kelas perkuliahan, tentu kemampuan mendengar sangatlah penting. Begitu juga ketika mengerjakan sebuah tugas, kemampuan dalam memahami bacaan dan tentu menulis sangat diperlukan.

Pasalnya, ketika kalian menyelesaikan suatu tugas. Dapat dipastikan bahwa kalian akan mencari bahan-bahan materi untuk mendukung dalam menyelesaikan tugas itu. Berupa dari buku pelajaran, artikel, dan kemudian kalian akan menuangkan argumen dan ide tersebut dalam bahasa Inggris.

Sama halnya disaat ketika kalian mengikuti kelas perkuliahan, dimana antar mahasiswa dan dosen akan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Baik saat mengajukan sebuah pertanyaan, ataupun ketika kalian menjawab pertanyaan yang diajukan oleh sang dosen.

Untuk memahami pertanyaan yang dilontarkan oleh dosen, tentu kemampuan mendengarkan menjadi hal yang penting. Begitu juga saat kalian menjawab pertanyaan itu, kemampuan berbicara kalian sangatlah diperlukan.

Bahasa Inggris Untuk Mempersingkat Waktu Perkuliahan

Persyaratan untuk melakukan pendaftaran kuliah di luar negeri terbagi menjadi dua. Pertama adalah persyaratan secara akademis, seperti misalnya transkrip nilai STTB, ataupun . Kedua SMA yakni persyaratan berbahasa Inggris.

Pendidikan di luar negeri
Kuliah di luar negeri menjadi impian sebagian masyarakat Indonesia

Apabila kalian memenuhi persyaratan pertama yakni secara akademis. Namun kalian tidak memenuhi persyaratan kedua. Tetap, kalian akan dapat diterima masuk ke Universitas pilihan kalian di luar negeri.

Dengan catatan, kalian wajib untuk mengikuti kelas foundation yang pada umumnya akan kalian jalani selama satu tahun. Dengan demikian, kalian akan menghabiskan waktu 4 tahun, yakni dengan rincian 3 tahun gelar sarjana dan setahun foundation.

Terlebih, kalian ketika mengikuti kelas foundation ini, biaya kuliah akan bertamb ah dan biaya hidup disana tentu juga akan bertambah.

Sehingga, apabila kalian memperoleh hasil ujian IELTS atau TOEFL yang bagus ketika mendaftar kuliah. Secara otomatis, kalian akan dapat menghemat waktu perkuliahan di luar negeri. Selain itu, biaya hidup dan biaya kuliah juga akan menghemat kalian.